dalam Cerita, Ngeblog

Nggak terasa udah beberapa hari ini saya tidak ngepost artikel semenjak perpindahan domain dan hosting . 😀 Pada kesempatan berbahagia ini saya akan membagikan pengalaman yang baru saja saya lalui pada hari ini (18/03/2015). Tak lain tak bukan sesuai dengan judul postingan ini yaitu mengenai Key BCA yang terblokir atau ter-lock. Nah hampir sama dengan artikel sebelumnya yaitu Mudahnya Mengurus ATM BCA dan Key BCA Yang Hilang.

Singkat cerita kejadian ini bermula ketika kemarin malam saya mau melakukan transaksi seperti biasanya melalui internet banking BCA dan ketika saya hendak memasukkan APPLI key dari token terlihat beberapa angka dan tulisan lock. Saya pun kaget seketika itu juga, pasalnya saya tidak merasa melakukan input password salah lebih dari 3 x. Setelah saya tanyakan ke orang – orang rumah, ternyata adek saya yang menggunakan key bca tersebut sebagai mainan 🙁

Waduh, padahal saat itu juga ada transaksi penting yang harus saya tangani. Akhirnya saya putuskan transfer manual melalui ATM terdekat dirumah saya.

Seperti kejadian diartikel sebelumnya, saya langsung menghubungi pihak BCA melalui email halobca@bca.co.id untuk menanyakan prosedur lanjut untuk mengurus key bca yang terblokir ini. Setelah menunggu beberapa menit, CS dari bca langsung membalas email saya. Berikut balasan dari email tersebut :

Key BCA Terblokir

Email CS BCA

Email CS BCA (cont.)

 Akhirnya saya langsung mengurus key bca saya yang terblokir ini. Benar saja prosedur mengurus key bca yang hilang ini sesuai dengan yang dijelaskan oleh CS. Beberapa poin penting ketika Anda nantinya akan mengurus key bca yang terblokir ini :

  • Membawa tanda pengenal
  • Membawa KTP
  • Membawa ATM
  • Key BCA lama / yang terblokir

Prosesnya pun hanya memakan waktu sekitar 10 menit. Nantinya key bca yang lama tersebut akan diganti dengan key bca yang baru. Cukup mudah bukan ? Oh iya selain itu ada 2 opsi terkait biaya penggantian key bca ini yaitu secara cash atau langsung debet dari rekening kita. Berhubung kemarin nggak bawa uang cash lebih akhirnya saya putuskan untuk melakukan debet dari rekening saya 😀

Nah demikian pengalaman yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat. 🙂

Bagikan artikel di :

Tulis Komentar

Komentar