dalam DevOps, Server Management

Seperti yang aku ceritakan pada artikel sebelumnya, blogku ini sempat tidak aktif untuk beberapa saat. Selain tidak aktif karena tidak ada artikel baru juga tidak aktif karena server yang aku gunakan tidak aku perpanjang. Jika dilihat kesalahanku juga memang kenapa tidak memperpanjang server yang aku gunakan, imbasnya ranking dari blogku pun terjun bebas.

Alasan kenapa server yang aku gunakan tidak aku perpanjang adalah karena memang aku tidak ada waktu untuk membuka billing dari server tersebut, selain itu aku sudah tidak menggunakan layanan kartu kredit untuk server yang aku gunakan melainkan sekarang aku mulai menggunakan Paypal, jadi istilahnya aku harus deposit saldo ke penyedia server agar dapat diperpanjang secara otomatis.

Nah, karena server yang tidak terbayarkan tersebut akhirnya akun yang aku gunakan di suspend. Nahasnya DNS dari blogku ini ada di akun tersebut, otomatis ketika aku membuat server baru domain dari blogku ini tidak dapat dimasukkan ke akun tersebut. 😀

Dari permasalahan tersebut akhirnya aku mencoba mencari beberapa penyedia cloud server lagi, pertimbangannya adalah harga yang relatif terjangkau dan services yang bagus 😀  Beberapa provider seperti AWS, Light Sail, Linode, Cloudways juga masuk pertimbanganku namun harganya masih lumayan mahal untuk sebuah server blog. Hingga pada akhirnya aku menemukan salah satu provider cloud server bernama Vultr. Jujur, aku baru pertama kali mendengar nama Vultr apalagi dengan services nya yang menurutku lebih dari cukup. Karena selama ini aku menggunakan DigitalOcean, aku kira DigitalOcean-lah yang merupakan provider paling terjangkau versiku, ternyata dengan Vultr aku bisa mendapatkan setengah harga dari DigitalOcean. Mantap! Perlu diketahui aku juga masih merupakan pelanggan setia dari DigitalOcean, hampir 90% serverku masih disana dan hanya beberapa server yang aku pindahkan ke Vultr termasuk blogku ini.

Beberapa review tentang Vultr juga memberikan penilaian positif dan beberapa artikel juga melakukan perbandingan dengan DigitalOcean. Kamu dapat mendaftar di Vultr dengan memasukkan Email dan Password, selanjutnya kamu harus melakukan konfirmasi melalui email konfirmasi yang dikirimkan ke email yang kamu gunakan untuk mendaftar. Setelah proses konfirmasi selesai, kamu dapat login ke dalam Dashbord dari Vultr.

Metode Pembayaran Vultr

Metode Pembayaran Vultr

Hal pertama yang harus kamu lakukan setelah sukses mendaftar adalah memperbarui informasi pembayaran. Ada sekitar 4 metode pembayaran di Vultr, yaitu Kartu Kredit, Paypal, Bitcoin, dan Gift Code. Aku sendiri menggunakan Paypal sebagai metode pembayaran Vultr, kebetulan pada saat aku mendaftar ada promo dimana saldo yang aku masukkan akan dikalikan dua dengan menggunakan kode promosi VULTRMATCH (Promosi lain bisa dilihat di https://www.vultr.com/coupons/). Jadi dari saldo $10 menjadi $20, lumayan kan ?

Setelah urusan payment selesai, selanjutnya kamu dapat langsung deploy new server. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih lokasi server, pemilihan lokasi server tentunya berdasarkan tujuan pembuatan aplikasi atau target user.

Pilihan Lokasi Server Vultr

Pilihan Lokasi Server Vultr

Vultr sendiri menyediakan cukup banyak pilihan lokasi server, antara lain :

No Lokasi Negara
1 Singapore Singapore
2 Tokyo  Japan
3 Frankfurt Germany
4 Paris France
5 Amsterdam Netherlands
6 London United Kingdom
7 Dallas United States
8 Miami United States
9 Silicon Valley United States
10 Atlanta United States
11 Chicago United States
12 Los Angeles United States
13 New York (NJ) United States
14 Seattle United States
15 Sydney Australia

Setelah selesai memilih lokasi server selanjutnya adalah menentukan Operating System yang akan digunakan.

Pilihan Operating System Vultr

Pilihan Operating System Vultr

Pada contoh kali ini aku sendiri menggunakan server yang berlokasi di Singapore dengan Operating System adalah Centos 7 x64. Setelah pemilihan Operating System dari server, selanjutnya adalah menentukan besaran atau ukuran dari server yang akan digunakan. Tentunya ukuran server tersebut berpengaruh terhadap biaya yang harus dibayarkan tiap bulannya.

Pilihan Harga Vultr

Pilihan Harga Vultr

Langkah terakhir adalah menentukan additional features yang akan kita gunakan nantinya seperti Private Network, Auto Backups, dll. Selain itu kita juga dapat menambahkan SSH key dan script serta menambahkan hostname pada server tersebut.

Jangan lupa untuk menekan tombol Deploy Now dan tunggu beberapa saat hinga proses deploy tesebut selesai. Proses deploy tidak memakan waktu terlalu lama hanya berkisar 2 – 5 menit, kemudian setelah proses deploy tersebut selesai kita dapat langsung menggunakannya.

Nah, sampai disini semua tahapan telah selesai kita lakukan dan server dapat kita gunakan. Untuk review tentang penggunaan Vultr akan aku sampaikan pada artikel selanjutnya.

Bagikan artikel di :

Tulis Komentar

Komentar